Feature Terbaru Android 11

Sesudah menggagalkan moment tahunan Google I/O tahun ini, Google pada akhirnya mengeluarkan Android 11 dengan berbagai feature terbaru. Banyak feature baru yang dijajakan mekanisme operasi (OS) baru ini.

Update sejumlah 1,72 GB ini janjikan pembaruan pada olah pesan, navigasi, multitasking dan privacy sampai kenaikan back-end untuk developer. Sekarang ini versus beta pertama Android 11 akan memberikan dukungan hp bikinan Google. Yaitu, Piksel 2, 2 XL, 3, 3 XL, 3A, 3A XL, 4 dan 4 XL.

Feature Terbaru Android 11 Yang Semakin Hebat

Google sendiri merencanakan untuk melaunching versus beta ke-2 Android 11 pada Juli dan beta ke-3 pada Agustus, yang diprediksi terhitung versus akhirnya uji-coba ini.

Baca Juga: Penemuan Arkeolog Yang Mengemparkan

Diprediksi Android 11 akan dikirimkan ke hp yang telah aktif pada 2021. Tetapi beberapa hp yang dikeluarkan tahun akhir ini bisa terlebih dahulu memakai OS terbaru punya Google ini.

  • Kini Pemakai bisa mengutamakan pembicaraan sama orang yang kira utama di sisi “conversations” baru pada bagian atas pemberitahuan.
  • Customizable Do Not Disturb memungkinkannya Anda pilih program atau siapa yang bisa mengirim pemberitahuan ke Anda saat model ini diaktifkan.
  • Perekam monitor bawaan.
  • Opsi satu ijin untuk mikrofon, camera, posisi, dan yang lain.
  • Pintasan tombol daya memungkinkannya akses ke kartu credit / debet Anda yang ada dalam Google Pay dan kontrol piranti Home Google.
  • Gelembung percakapan yang memungkinkannya hubungan yang lebih lancar baik saat Anda ada di teras atau di satu program.
  • Fitur “auto-reset” yang secara automatis meniadakan ijin program bila Anda tidak pernah memakai satu program untuk beberapa waktu.

Mekanisme operasi Android makin berusia, tidak berasa di 2020 ini, mekanisme operasi paling populer di dunia itu akan masuk ke set baru, yaitu versus 11. Walau adopsi Android 10 dapat disebutkan belum rata, tetapi Google sudah ancang-ancang lebih dulu mempersiapkan feature terbaru untuk Android 11 kedepan. Lewat step khusus untuk Developer Preview, Google per ini hari melaunching update Android 11 untuk dapat dicicip. Apa ya feature baru yang terpasang di OS dengan logo “Robot Hijau” ini? Baca penjelasannya berikut!

  1. Integratif 5G yang makin mulus

5G masih barang baru di periode ini, apa lagi di Indonesia. Tetapi Google tidak ingin berleha-leha dengan selekasnya mempersiapkan integratif yang serius untuk hp dengan Android 11 kedepan. Lewat rilisnya, Google disampaikan tengah meningkatkan API (Application Programming Interface) berjulukan “Dynamic Meteredness API”.

API baru ini akan bekerja untuk mengetahui jika hp yang memberikan dukungan 5G memperoleh signal dengan status data unlimited, karena itu semua content seperti grafis, gambar atau video akan di-set untuk tampil dengan kualitas terhebat secara standar.

  1. One-time permission buat pemakai makin aman

Pernah pada saat install program lalu saat dibuka program itu minta ijin akses yang tidak lumrah secara terus-terusan walau sebenarnya kita tidak sedang memakainya? Misalnya semacam ini, saat kamu menempatkan program pesan makanan online, jadi perlu aktifkan ijin posisi untuk tentukan alamat pengiriman. Karena itu akses itu dibolehkan, cuman dalam sekali sesion. Apa dapat?

Dapat. Google pada akhirnya coba menanganinya di Android 11 nantinya dengan feature one-time permission, feature ini nanti akan mengingati pemakai bila program yang sedang digerakkan membutuhkan akses khusus ke file/program lain, dan memberikan pilihan untuk membolehkannya untuk terhubung sekali saja.

  1. Feature senyap sesaat saat record video

Ini yang menjadi permasalahan untuk beberapa vlogger yang suka merekam aktivitas mereka memakai handphone. Yang mana saat di tengah-tengah mendokumentasikan peristiwa hebat, hp mendadak bergetar karena pemberitahuan dan membuat footage amburadul. Permasalahan ini ternyata dijumpai Google dan di Android 11 kelak, di mana semua pemberitahuan baik sirene, chat, dan interupsi yang lain akan disenyapkan sesaat ketika pemakai tengah aktifkan camera atau record video.

  1. Kompatibilitas design monitor piranti terbaru

Zaman notch perlahan-lahan sirna, diganti dengan punch hole display. Dan bertambahnya pemakaian monitor lengkung disamping, atau yang umum disebutkan waterfall display yang akan datang akan diakali Google dengan tambahan API baru. API itu nantinya memungkinkannya design monitor itu tidak cuman usai jadi seni semata, tetapi akan mempunyai peranan yang dapat dioptimalkan, misalnya untuk tampilkan pemberitahuan penting. Pantas dinanti, nih!

  1. Tanggapan pemberitahuan yang makin lentur dan ringkas

Memberi respon pemberitahuan dalam suatu hp Android sebenarnya sudah tersaji secara jelas, misalnya saat ada sebuah chat masuk, pemakai langsung bisa menyaksikannya tak perlu buka program yang berkaitan, cukup hanya menyekakan jemari dari sisi atas monitor ke bawah, isi dari pembicaraan akan tampil semuanya, bahkan juga kita dapat membalasnya langsung.

Pengembang Google nampaknya belum senang dengan ini, pada peluncuran kedepan, beritanya tanggapan untuk pemberitahuan itu akan sanggup lakukan hubungan yang lebih dalam kembali, dengan membolehkan ada pembicaraan langsung tertampil pada chat bubbles, jadi tidak mengusik rutinitas atas program yang lain tengah berjalan. Pemakai nanti dapat langsung lakukan pengangkutan media seperti photo/video, lewat chat bubbles itu.

  1. Kenaikan Dark Model yang adaptive

Dark model sudah jadi feature yang disoroti pada peluncuran Android 10 tempo hari, feature yang sudah lama diimpikan pemakai Android itu pada akhirnya tampil secara bawaan, Pada versus Android 11 kedepan, dark model akan sanggup sesuaikan keadaan tertentu kapan feature itu akan aktif. Misalnya, dark model akan aktif di saat malam hari, dan di siang hari feature itu akan automatis mati.

  1. Feature alat rekaman monitor built-in

Tidak perlu malu untuk mengaku bila pemakai Android pernah iri pada feature alat rekaman bawaan yang dipungut oleh Apple ke bermacam pirantinya. Tetapi tenang, Android 11 diisukan akan mempunyai feature screen recording terpadu. Feature alat rekaman ini nanti dapat dijangkau lewat penampilan quick seting.

  1. Keamanan berlapis lewat sensor biometrik

Handphone tidak lagi sebatas alat berkomunikasi, account mobile banking yang jalankan beberapa transaksi bisnis, mekanisme pembayaran digital dan bermacam rutinitas penting yang lain yang berisi info peka telah lumrah berjalan di handphone pemakai. Privacy dan keamanan pasti jadi factor penting yang harus diindahkan.

Google memahami akan hal itu, dan akan selekasnya menerapkan feature otentifikasi berlapis dengan jadikan peranan biometrik jadi lebih terpadu ke bermacam program. Misalkan, dalam program transaksi bisnis digital yang membutuhkan beberapa akses khusus pada info peka, otentifikasi sensor sidik jemari atau pemindai muka dibutuhkan saat sebelum transaksi bisnis diteruskan.

  1. Model “Bokeh” yang cemerlang

Bidang photografi tidak lepas dari perhatian Google, model bokeh yang sedang ramai ternyata akan didatangkan jadi satu feature favorit. Google mengakui, nantinya handphone pemakai tidak hanya mampu membidik gambar dengan dampak bokeh berkualitas tinggi memakai tag metadata. Tetapi video berpengaruh bokeh nantinya tengah disiapkan lho!

  1. Penyempurnaan dan kestabilan yang dinaikkan

Android sebagai mekanisme operasi open source seringkali sering dikatakan sebagai OS yang rawan gempuran malware. Untungnya, melalui Android 10 awalnya, Google telah usaha tingkatkan bidang keamana lewat feature Google Play Proteksi. Di mana setiap program yang tercatat pada toko program telah dipindai dalam sampai dipastikan aman dipakai.

Pada feature terbaru Android 11, Google kembali berusaha memperkuat bidang dengan Google Play Updates dengan detail menambah 22 modul baru. Salah satunya modul hal pemberian izin, modul kontrol media, dan modul API jaringan tiruan. Dengan fokus khusus pada kenaikan perform, privacy, keamanan, dan stabilitas yang makin baik di semua ekosistem Android.